Reputasi Hidup

Ini Adalah posting yang tertunda. Sebetulnya sudah ingin saya posting sejak awal bulan Lalu. Tapi baru kesampaian sekarang :(

Menurut definisi dan prinsip gua, dalam hidup ini selalu ada reputasi. Reputasi yang selalu berubah seiring dengan perubahan lingkungan. Reputasi yang nilainya tergantung usaha dan kemauan kita masing. Tanpa usaha dan kemauan, reputasi itu akan tetap ada. Namun nilainya akan buruk.

Ketika anda memasuki bangku kuliah, Reputasi yang anda perjuangkan bermacam-macam. Ada Reputasi Pendidikan yang berupa IPK (indeks Prestasi Kumulatif) sebagai bentuk tanggung jawab anda dalam menjalani kuliah. Ada Reputasi Organisasi bagi anda yang aktif di HMJ atau UKM. Yang Pasti ada Reputasi Teman dan Reputasi Keluarga. Kesemua reputasi ini dapat anda perjuangkan setiap hari tanpa format yang baku.

Berbeda ketika anda memasuki dunia kerja. Saya merasa semuanya menjadi bakudan pasti. Hari Senin sampai Jumat adalah waktu membentuk reputasi kerja. Reputasi kerja ini berupa job desc yang dilakukan dengan benar, pekerjaan yang diselesaikan sebelum atau tepat waktu deadline, sukses memenangkan tender, dll. intinya segala sesuatu yang mencerminkan kualitas kita dalam pekerjaan kita. Reputasi kerja ini akan berujung pada kenaikan gaji, promosi atau kenaikan jabatan, penambahan tanggung jawab,dll. Sedangkan Hari Sabtu dan Minggu (Week End) adalah waktu membentuk Reputasi terhadap keluarga dan Teman.

Namun apa jadinya anda yang biasanya hari sabtu libur kerja, tiba2 harus masuk kerja. Reputasi kerja anda akan meningkat, sedangkan reputasi Teman dan Keluarga anda akan stagnan atau bahkan bisa menurun. Itulah yang  saya alami awal Bulan lalu.  Keadaan memaksa saya harus masuk hari Sabtu, kerjaan dapat saya selesaikan dengan sukses dan reputasi kerja saya meningkat. Namun saya harus mengorbankan rencana2 hari Sabtu saya yang berhubungan dengan reputasi teman dan reputasi keluarga. Kegiatan Hari sabtu yang telah direncanakan sebelumnya menjadi berantakan. Sialnya, Reputasi Keluarga saya menurun karena saya menjadi bersitegang dengan anggota keluarga. Benar2 pengorbanan yang mencengangkan di awal Bulan. :(

©EsTehTawar™

1 Komentar »

  1. Andra Berkata:

    saya jadi bercermin..

    Hm, Emang Di negara Pasir yang Harga Air lebih mahal dari pada bensin ituh kenapa? Jadi penasaran. :)
    Reputasi mana yang mulai Minus nih?


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan sebuah Komentar