Arsip untukJuli, 2008

Pacar Sekantor

Setelah lama tidak Blog walking, akhirnya hari ini kesampaian juga. Alasannya klasik yaitu sibuk (sambil belagu pose minta digampar). Kemarin seminggu ada di Bandung. Seharusnya seminggu ini juga ada di Bandung. Berhubung ada hal yang perlu dibereskan di kantor, jadinya hari ini mampir ke kantor sehari dan besok cabut lagi ke Bandung untuk di siksa. :mrgreen:

Ada hampir sebulan, kegiatan untuk orang nganggur (baca : BlogWalking) tidak saya lakukan. Lumayan banyak posting dari langganan blog saya yang ketinggalan saya baca. Jadi sedikit flashback ke older post di blog langganan saya. Akhirnya iseng nemu posting menarik ini.

Sejak awal2 memasuki dunia kerja, saya berprinsip untuk tidak memiliki pacar yang sekantor apalagi se-divisi. Bukannya pernah punya pengalaman buruk atau bagaimana. Punya pacar sekantor aja ngak pernah. Cuma kalau dipikir2, jadi parno sendiri. Positifnya sih kita jadi lebih semangat dateng ke kantor. Bisa makan siang bareng. Bisa kenal personalitynya lewat pekerjaan. Bisa Mesra2an dan ada yang ngibur kalo lagi suntuk di kantor. Bisa pulang bareng.

Tapi negatifnya juga ada. Kalau kemarin habis ribut, dateng ke kantor pasti males lihat mukanya. Kerjaan jadi terganggu gara2 kepikiran kemarin ribut. Bosen Tiap hari ketemu. Di kantor serasa ada yang ngawasin (baca :Ga bisa goda2 cewek lain). Kalau yang terakhir atas pengakuan teman saya :)

Beberapa kantor besar yang punya Human Resource dan Human Capital yang terstruktur dan terorganisir bahkan melarang suami istri bekerja di perusahaan yang sama. Entah atas alasan apa mereka melakukan hal ini.

Setelah saya baca posting ini, saya tidak bisa membayangkan bagaimana kalo cowoknya itu berada di posisi lebih tinggi atau lebih senior dari ceweknya. Batasnya sebel dan sayang bener2 tipis. Mana yang diutamakan? profesionalitas kerja atau relationship :) Benar2 pilihan yang sulit.

Hidup adalah perbuatan.

Hidup adalah sebuah pilihan.

NB : Buat yang pacaran sekantor, jangan jadi parno gara2 posting gua ya. TIdak ada maksud untuk menakut-nakutin. Hanya pendapat pribadi saja. :)

©EsTehTawar™

Reputasi Hidup

Ini Adalah posting yang tertunda. Sebetulnya sudah ingin saya posting sejak awal bulan Lalu. Tapi baru kesampaian sekarang :(

Menurut definisi dan prinsip gua, dalam hidup ini selalu ada reputasi. Reputasi yang selalu berubah seiring dengan perubahan lingkungan. Reputasi yang nilainya tergantung usaha dan kemauan kita masing. Tanpa usaha dan kemauan, reputasi itu akan tetap ada. Namun nilainya akan buruk.

Ketika anda memasuki bangku kuliah, Reputasi yang anda perjuangkan bermacam-macam. Ada Reputasi Pendidikan yang berupa IPK (indeks Prestasi Kumulatif) sebagai bentuk tanggung jawab anda dalam menjalani kuliah. Ada Reputasi Organisasi bagi anda yang aktif di HMJ atau UKM. Yang Pasti ada Reputasi Teman dan Reputasi Keluarga. Kesemua reputasi ini dapat anda perjuangkan setiap hari tanpa format yang baku.

Berbeda ketika anda memasuki dunia kerja. Saya merasa semuanya menjadi bakudan pasti. Hari Senin sampai Jumat adalah waktu membentuk reputasi kerja. Reputasi kerja ini berupa job desc yang dilakukan dengan benar, pekerjaan yang diselesaikan sebelum atau tepat waktu deadline, sukses memenangkan tender, dll. intinya segala sesuatu yang mencerminkan kualitas kita dalam pekerjaan kita. Reputasi kerja ini akan berujung pada kenaikan gaji, promosi atau kenaikan jabatan, penambahan tanggung jawab,dll. Sedangkan Hari Sabtu dan Minggu (Week End) adalah waktu membentuk Reputasi terhadap keluarga dan Teman.

Namun apa jadinya anda yang biasanya hari sabtu libur kerja, tiba2 harus masuk kerja. Reputasi kerja anda akan meningkat, sedangkan reputasi Teman dan Keluarga anda akan stagnan atau bahkan bisa menurun. Itulah yang  saya alami awal Bulan lalu.  Keadaan memaksa saya harus masuk hari Sabtu, kerjaan dapat saya selesaikan dengan sukses dan reputasi kerja saya meningkat. Namun saya harus mengorbankan rencana2 hari Sabtu saya yang berhubungan dengan reputasi teman dan reputasi keluarga. Kegiatan Hari sabtu yang telah direncanakan sebelumnya menjadi berantakan. Sialnya, Reputasi Keluarga saya menurun karena saya menjadi bersitegang dengan anggota keluarga. Benar2 pengorbanan yang mencengangkan di awal Bulan. :(

©EsTehTawar™

Honeymoon Room @ Grand Serela Bandung

Beginilah kalau lagi musim liburan sekolah dan berada di Bandung tapi hotel belum pesen alias booking. Dimana-mana penuh. Jadwal kantor yang tidak serencana seperti jadwal liburan keluarga2 membuat booking hotel menjadi percuma. Walaupun termasuk corporate. Tapi apa mau dikata, work must go on. Baru cabut dari tempat client jam 9 malam. Muter2 Bandung cari makan dulu. Setelah itu baru cari hotel. Udah muter2 banyak hotel, penuh semua. Akhirnya mampir ke Grand Serela di daerah Riau. Seumur hidup ga pernah nginep di hotel ini. Dengan tanpa harapan, kami bertiga (satu single, satu in relationship tapi kagak nikah2, dan satu married beranak 2) menghampiri ke resepsionis. Kamar Standard masih ada, tapi kalau tambah extra bed, kata manager nya terlalu sempit tar. Maka Managernya menawari kamar buat honeymoon tapi dengan harga diskon dan extra bed. Harganya ga beda jauh ama kalau kamar standar ditambah extra bed.  Walaupun kamar Honeymoon nya memiliki ukuran ranjang yang cukup untuk bertiga (lebarnya 2.2 m), Tapi berhubung yang nempatin 3 orang cowok, jadinya tambah extra bed.

Ini gambarnya. Tapi menurut gua kamarnya kurang sip penataannya. Sedikit memaksakan.




Ranjang nya aja lebarnya 2,2 m. Bisa puas2 itu honeymoon nya. Luas Muter2 nya :) . Lalu di depan nya ada bath tub. Mantap buat mandi berduaan. :)

© EsTehTawar™

Sabda Alam

Hari Selasa tgl 24 Juni kemarin saya menginap di Sabda Alam Garut. Lokasi ini dipilih sebagai tempat menginap atas ajakan client setia kantor yang hobbynya berkeliling mencari tempat rapat baru :) . Saya sih menikmati aja. :)

Jujur, ini pertama kalinya saya ke Garut. Sabda Alam pun di luar perkiraaan saya. Saya pikir cuma resort vila biasa. Ternyata LUARRRRRR BIASA.

Lokasi villa berada di atas air. Kemudian di dalamnya ada kolam pemandian air panas Private. Mantap kan. Air panas nya pun sumber langsung dari gunung. Lebih lengkapnya liat aja foto2 nya aja. Sayang saya cuma dapat nginep 1 malam saja. Karena Kamis pagi saya harus berangkat ke Semarang. Hm.. Dari Garut yang dingin, pindah ke Semarang yang Panas. Kontradiktif bener :)
Diatas Air kan. :)

Ini kolam berendam private nya. Mantap kan

Ini villa tempat saya menginap tampak depannya

Di sebelah ada water boom :)

New Jazz Spotted at Jagorawi

Sebenarnya saya sudah cukup lama tidak update post baru. Ada banyak hal yang pingin saya tulis, cuma karena sibuk terus bulan ini dan begitu nganggur mood nulisnya hilang begitu saja. Tapi kali ini berbeda. Post ini sedikit interupt post2 saya yang sudah ingin saya publish. Beritanya lagi hot soalnya.

Kemarin sabtu di Plaza Senayan, Honda New Jazz resmi dilaunching dan price list nya keluar. Saya sih ngak dateng ke PS. Sabtu malem saya malah ke PRJ. Eh, untungnya di PRJ ada stand Honda. Di sana ada Honda Jazz Baru. Kesempatan ini tidak saya sia2 kan. Saya tanya harganya, nyobain kabin dalamnya, pegang2 bodynya ( :) ) dan intip2 mesinnya.

Saya tidak akan memberi Review mengenai Jazz yang baru. Karena review ini sifatnya relatif dan personal banget. Silahkan anda menilai sendiri2 saja

Tapi yang pasti, harganya untuk plat B adalah

New Jazz – R – Manual – 160 juta

New Jazz – R – Automatic – 170 juta

New Jazz – RS – Manual – 172.5 juta

New Jazz – RS – Triptronic – 182,5 juta

Katanya sih Kalau indent sekarang, barang diterima bulan oktober-desember.  Malahan Sales nya nawarin saya kalau mau lebih cepat. Ternyata ada cara curang juga. Walah, Clasical. :)

Kebetulan tadi pagi ketika saya dalam perjalanan ke Cipanas, Ada New Jazz baru lagi meluncur di tol Jagorawi. Kayaknya Jazz itu buat display dealer di Bogor. Ini hasil jepretan saya dengan HP N71 didalam Jazz juga tapi bukan yang baru :)