Arsip untukMei, 2008

Mr. Microsoft

Sesuai Rencana, Bill Gates akhirnya tiba di Indonesia. Saya sudah dapat info ini sejak lama. Kebetulan teman saya bekerja di Microsoft Indonesia. Dan katanya dia bakal termasuk dalam barisan penyambutan. Hm…

Saya sih ngak ngiri. Saya juga ngak pingin nyambut Mr Microsoft. Cuma yang bikin saya heran, kok kedatangan Mr Microsoft ini lebih menghebohkan seolah2 yang datang adalah Presiden USA. Mungkin saja kalau Presiden USA yang datang masih kalah heboh dibandingkan Mr Microsoft yang datang. Baik dari penyambutannya, orang2 yang ingin bertemu, dll. Yang pasti sih kalo Presiden USA yang datang, Demonstasi nya saja yang menang dibandingkan Mr Microsoft yang datang :) . Bahkan SBY sampai harus membatalkan kehadirannya pada undangan Sultan Yogya.

Welcome Mr Microsoft to Indonesia. :)

Kok ngak mampir ke Mangga Dua sih :)

© EsTehTawar™

Are You Copyright or Copyleft ?

Dalam dunia IT terutama software kini dikenal dua macam aliran yang saling bertolak belakang.

  1. Copyright. Aliran ini adalah aliran yang memposisikan anda sebagai konsumen. Untuk pemakaian software, anda diharuskan membeli lisensi. Pengembangan software hanya bisa dilakukan oleh pembuat software nya langsung. Kalau menyebutkan produk, aliran ini adalah pengguna Windows, Office, berbagai software shareware ,dll.
  2. Copyleft. Aliran ini adalah aliran yang dapat memposisikan anda sebagai konsumen sekaligus produsen. Untuk pemakaian software, anda tidak perlu membeli lisensi. Gratis. Pengembangan software dapat anda lakukan jika anda mengerti bahasa pemrograman. Source code memang diberikan, jadi dapat anda peroleh dengan gratis dan dapat anda modifikasi sendiri. Kalau menyebutkan produk, aliran ini adalah pengguna Linux dengan berbagai distro nya, open Office dan berbagai freeware software.

Jadi di tengah maraknya pembajakan dan menyambut kedatangan Bos Bill, anda termasuk yang mana?

© EsTehTawar™

Battery

Pas Long weekend kemarin di Bandung dan nginep di Galeri Ciumbuleuit Hotel Apartment, di lobby nya ada kotak sesuai gambar di atas. Kotak tersebut berisi battery bekas. Di kertasnya tertulis

Dengan membuang 1 buah batu battery di tempat yang di sediakan, itu adalah kontribusi bapak/ibu dalam menjaga lingkungan

Hm.. Kreatif juga :) . Cuma saya tidak sempat menanyakan, bagaimana dan kemanakah battery yang terkumpul akan diproses dan dibuang. :mrgreen:

Setujukah anda dan berminat untuk menyumbang?

© EsTehTawar™

Long Weekend @ Bandung

Semula pada tanggal 2 Mei, yang bertepatan dengan hari kecepit nasional, saya mau masuk kantor. Daripada cuti terbuang percuma, mending dikumpulin buat tar lebaran atau tutup tahun. Soalnya ngak ada rencana mau kemana juga. Temen2 juga ngak ada yang libur.

Tetapi, rencana tinggallah rencana. Godaan datang menghampiri. Sesuai posting kemarin, pada tgl 1, saya lagi di PIM. Sorenya, sepupu nelpon dan ngajakin ke Bandung. Berhubung ada saudara dari daerah dateng, jadinya rencana tgl 2 mau ke bandung rame2.

Dasar udah sejak lama pingin jalan2 ke Bandung, jadinya godaan disambut dengan sukses. Langsung nelpon SPV untuk minta cuti mendadak. Bak gayung bersambut, cuti di-approve :) . So, 2 mei, hari kecepit nasional dan long weekend ke bandung :)

Enak juga long weekend kemarin. Bandung sepi habis. Kayaknya karena Senin depan anak SMP bakal UAN dan udah mendekati libur anak sekolahan. Mungkin para orang tua milih liburan waktu anaknya pada libur sekolah.

Begitu Tiba di Bandung, tujuan pertama Dago, tepatnya FO Grande. Lompat ke tetangganya Jetset, Episode, Glamour dan tetangga2nya. Setelah puas, pindah untuk makan siang. Makan di Bumbu Desa di Laswi. Rumah makannya mirip2 kayak Ampera.

Setelah kenyang segera cari Hotel. Hotel yang dituju Galeri Ciumbuleuit Hotel Apartment. Enak juga tempatnya. Berhubung kamarnya lagi dibersihkan, maka booking dulu. Tar sore baru bisa ditempati. So cabut dulu Setiabudi. Tepatnya Rumah Mode. Kok menurut gua barangnya tambah ga bermutu ya di rumah mode.

Hari sudah sore, balik ke Galeri Ciumbuleuit Hotel Apartment.

Malamnya nyobain makan di The Valley. Gila deh. Perjalanan ke lokasinya aja kayak mau naik ke puncak gunung. Begitu sampai, tempatnya ternyata asik juga. Romantis. Cocok buat couple. Tapi jangan sering2 aja bagi penderita Kanker (Kantong Kering) musiman atau bulanan :) . Habis makanannya lumayan mahal juga. Buat spesial event atau kalau mau nembak aja :mrgreen: . Tapi worthed sih harga dan porsinya.

Zzzzzzz………

Zzzzzzz……..

Besoknya lanjut ke Riau. Heritage, Cascade, Stamp dan tetangga2nya. Setelah puas, lanjut ke Primarasa and Kartika Sari di Buahbatu. Beli Brownies, pisang sale, Cheese Stick ama Pisang molen buat oleh2 yang di Jakarta. :) Semua dah lengkap dan balik ke Jakarta.

Puas…. Puas…..

© EsTehTawar™

Chicken Story @ PIM1

Berhubung hari ini tanggal merah, saya mengosongkan jadwal saya hari ini untuk menebus hutang saya menemani sahabat saya untuk belanja. Sebenernya udah sejak sabtu lalu diajakin, namun saya berhalangan. Rencananya sih hutang ini baru akan dipenuhi sabtu depan, eh ternyata saya ngak sadar kalo kamis tgl 1 itu tanggal merah, jadinya daripada sabtu nanti, mending hari ini aja hutang itu dilunasi. Sebelum kena bunga entar :mrgreen:

Siang jam 12an saya memulai acara pelunasan hutang. Tujuan pertama Pasaraya Grande. Ternyata disegelnya gedung parkir lumayan membuat saya kesulitan mencari parkir. Apalagi tempat parkirnya sekarang menjadi tidak beraturan karena space nya kurang abis. Setelah parkir, segera muter2. Tapi kok ga ada barang yang cocok. Apalagi Pasaraya Grande lagi promo All about Man, tapi kok diskon nya ngak kerasa ya. :(

Setelah kecewa dengan pasaraya, target dipindahkan ke PIM. Nyampai di PIM, berhubung lapar, kami makan dulu. Sahabat saya ngajakin makan di Chicken Story. Dipikir2, saya seumur hidup belum pernah makan di sini sekalipun. Walaupun sering lihat promo dan iklannya, tapi kok ga pernah kepikir nyobain. Akhirnya dengan antusias, tertarik juga nyobain.

Masuk, langsung lihat menu. Lihat papan menu di atas. Mikir dan milih2 bentar. Bingung. Nunduk dan lihat menu di meja. Bingung juga. Makan apa ya. kok ga ada yang menggoda. Ayam bakar, so pasti ga mau. Saya ngak suka segala sesuatu yang di bakar. Mendingan yang digoreng aja. Setelah bingung tujuh keliling, akhirnya terpaksa milih Chicken Snitchzel. Minumnya Thai Tea with Jelly.

Meja milih yang dibagian belakang samping jendela. Nyaman juga lokasinya.

Sambil nunggu snitchzel-nya datang, dicobain dulu Thai Tea with Jelly. Enak juga. Ngak sampai 5 menit, Snitchzel-nya datang. Kesan pertama, porsi dan ukuran sesuai dengan harganya. Daripada lama2 komentar, langsung aja dimakan. Snitchzel nya tipis + garing banget. Jadi bingung, ini Chicken snitchzel atau Chicken katsu ya?

Rasanya sih biasa banget. Huh masih mending makan Chicken Snitchzel-nya Chiz n’ Chic.

Nah yang bikin gua kecewa abis adalah alat makannya. Masa pisau ama garpunya plastik. Udah Snitchzel nya tipis, garpu tipis abis dan pisaunya ngak tajam. Huhuhuhu. Kalau bisa bayar lebih buat dapet pisau ama garpu besi, gua rela bayar deh. Bener2 klasikal. Beginilah yang namanya makanan mall tapi harganya miring. Jadinya untuk menekan harga, dipakailah alat makan plastik. :(

Kesimpulannya sih,

+ Thai Tea with Jelly enak

+ Enak buat ngobrol

+ harga terjangkau

- alat makannya plastik

- Jenis menunya sedikit

- bukan tempat yang cocok untuk makan berat.

© EsTehTawar™

Entri selanjutnya »